Keuntungan Jualan Pop Ice

Modal Awal dan Cara Menghitung Keuntungan Jualan Pop Ice

Posted on

Keuntungan jualan pop ice – Ingin membuka usaha Pop Ice tapi masih ragu akan keuntungan yang nantinya Anda peroleh? Bisnis Pop Ice menjadi pilihan yang tepat jika Anda ingin membuka usaha dengan modal kecil, tapi untung menjanjikan.

Dalam artikel ini akan dibahas bagai cara menghitung keuntungan jualan Pop Ice beserta modal awal yang harus Anda siapkan.

Bisnis minuman ringan Pop Ice memang terbilang bisnis yang pada modal. Artinya, untuk memulai bisnis ini hanya membutuhkan modal yang sedikit.

Selain itu, pemasaran dari bisnis ini juga mudah karena hampir semua kalangan, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa menyukai minuman jenis ini.

Modal Awal Bisnis Pop Ice

Perlengkapan yang dibutuhkan untuk usaha Pop Ice memang tidaklah banyak. Menariknya lagi, bisnis ini bahkan tidak membutuhkan tempat yang luas, Anda dapat jualan Pop Ice di depan rumah.

Berikut alat dan bahan yang Anda butuhkan saat Anda hendak memulai usaha ini:

  • Gerobak/meja display
  • Blender
  • Alat press minuman (opsional)
  • Ember untuk tempat es batu
  • Air galon
  • Gelas plastik
  • Sedotan
  • Toples untuk tempat misis atau beberapa topping lainnya
  • Minuman Pop Ice aneka rasa beserta topingnya.

Dengan alat dan bahan di atas, kira-kira berapa modal yang Anda butuhkan? Berikut rincian modal usaha Pop Ice blender yang Anda perlukan sebagai modal investasi awal.

KeteranganHarga
Gerobak/booth miniRp1.000.000
EmberRp70.000
ToplesRp80.000
Alat press minumanRp800.000
BlenderRp350.000
TotalRp2.300.000

Biaya di atas masih bisa dapat Anda pangkas jika Anda dapat membuat sendiri gerobak/booth mini. Atau jika ingin lebih murah, Anda juga dapat membeli gerobak second.

Selain itu, Anda juga dapat tidak membeli alat press minuman dan menggantinya dengan tutup minuman biasa.

Sementara itu, untuk biaya operasional akan membutuhkan bahan-bahan sebagai berikut:

KeteranganHarga
Bahan baku minumanRp250.000
Plastik dan sedotanRp200.000
Toping minumanRp150.000
TotalRp600.000

Biaya operasional di atas tidak selalu Anda keluarkan setiap hari, tergantung berapa banyak yang terjual di hari itu. Jika Anda tidak menggunakan alat pres minuman, maka Anda akan membutuhkan biaya tambahan untuk membeli tutup gelas.

Baca juga: Cara Mencari dan Meningkatkan Keuntungan Maksimum

Cara Menghitung Keuntungan Jualan Pop Ice

Pada saat cuaca panas, terlebih pada siang hari, usaha Pop Ice banyak dicari. Pangsa pasarnya pun akan sangat luas.

Jika kebetulan lokasinya dekat dengan sekolah, kampus, atau tempat-tempat ramai lainnya, tidak sulit untuk menjual banyak cup setiap harinya.

Kita misalkan setiap hari Anda dapat menjual 50 cup Pop Ice dengan harga Rp5.000, maka pada hari itu Anda akan memperoleh omset kotor:

50 x Rp5.000 = Rp250.000.

Jika diakumulasikan selama satu bulan dengan asumsi jumlah Pop Ice yang terjual sama, maka omset kotor bulanan Anda akan mencapai:

30 x Rp250.000 = Rp7.500.000

Jika setiap harinya Anda dapat menjual lebih dari itu, maka omset kotor yang Anda peroleh akan semakin banyak. Nah, nantinya omset kotor ini akan dikurangi dengan biaya operasional yang Anda keluarkan selama satu bulan untuk memperoleh omset bersih.

Bagaimana? Keuntungan jualan pop ice yang cukup menggiurkan, bukan?

Namun, perlu Anda pahami, usaha minuman ringan seperti Pop Ice ini mungkin setiap harinya tidaklah menentu. Ada saatnya di hari itu Anda akan menghabiskan hingga 100 cup. Akan tetapi, ada kalanya hanya terjual 30 cup saja. 

Apapun itu, tetaplah berusaha dan jangan pernah menyerah, karena tidak ada usaha yang mudah.

Agar usaha Anda memiliki banyak peminat, berikan sedikit inovasi. Anda dapat melakukan kreasi Pop Ice dengan menambahkan berbagai toping yang dapat menambah cita rasa. Anda juga dapat memberi stiker pada kemasan atau memberi promo-promo menarik agar semakin banyak yang terpikat.

Jika Anda masih kesulitan bagaimana cara menghitung keuntungan jualan Pop Ice? Komen di kolom komentar, ya! Kita diskusikan sama-sama. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Gravatar Image
Seorang pemuda biasa dari kampung yang kebetulan suka berselancar di dunia maya, khususnya blogger.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *