Keuntungan Jualan Bakso

Perhitungan Rincian Keuntungan Jualan Bakso Per Hari

Posted on

Keuntungan.net – Seperti yang kita tahu, bakso merupakan salah satu kuliner yang sangat mudah ditemukan di Indonesia. Tak heran jika jualan bakso adalah salah satu usaha kuliner yang tiada matinya. Keuntungan jualan bakso pun cukup menjanjikan dengan pengelolaan cukup mudah.

Nah, sebagai gambaran jika kamu ingin menggeluti bisnis dagang bakso, berikut rincian hitungan keuntungan usaha bakso dalam sehari, lengkap dengan bahan apa saja yang harus dipersiapkan dalam memulai usaha ini. 

Rincian Keuntungan Jualan Bakso

Jualan Bakso

Untuk mencari tahu keuntungan berjualan bakso, kita perlu mengetahui biaya membuat adonan bakso dan biaya pelengkap bakso.

Estimasi perhitungan berikut ditujukan khusus untuk jualan bakso yang dijual di rumah. Bakso yang dijual adalah bakso daging tetelan dengan campuran mie kuah kaldu.

Bahan Pembuatan Bakso

Ini adalah bahan-bahan pembuatan adonan bakso dengan hasil jadi 650 butir.

  • 1 kg daging sapi tetelan Rp 55.000
  • 3 kg daging ayam filet Rp 90.000 (Rp 30.000/kg)
  • 1 kg sagu aren Rp 20.000 (Rp 10.000/500 gr)
  • 9 sdm garam kasar Rp 500 (1 bungkus)
  • 40 siung bawang putih Rp 7.500 (Rp 4.500/100 gr)
  • 4 sdm bawang merah goreng jadi Rp 7.500 (150 gr)
  • 4 sdm penyedap rasa Rp 2.000 (Rp 500/bungkus)
  • 2 sdm lada bubuk Rp 2.000 (Rp 1.000/bungkus)
  • 2 sdm STTP (pengenyal bakso) Rp 23.000 (250gr)
  • 4 sdm gula jawa Rp 9.000 (500gr)
  • 4 sdm kecap manis Rp 1.000 (1 sachet)
  • 4 butir telur Rp 8.000
  • 250 gr pengenyal bakso Rp 23.000
  • jasa giling Rp 12.000 (Rp 3.000/kg daging)

Total biaya produksi adonan bakso yaitu Rp 261.500 per hari. Biaya sejumlah tersebut dapat menghasilkan 650 butir bakso.

Biaya Mie dan Pelengkap

Selanjutnya adalah penghitungan biaya bahan pelengkap bakso, yaitu mie, sayur, bihun, dan saus. 

  • mie dan bihun Rp 50.000
  • saus Rp 10.000
  • kecap Rp 10.000
  • sayuran Rp 30.000
  • bahan dapur untuk penyedap kuah bakso Rp 20.000

Total biaya pengeluaran untuk membeli bahan-bahan pelengkap bakso adalah Rp 120.000 per hari.

Baca juga: Cara Menghitung Keuntungan Jualan Buah

Total Biaya Produksi Per Hari

Jumlah biaya produksi tadi dijumlahkan dengan hitungan sebagai berikut.

Biaya adonan bakso + Biaya pelengkap bakso

  • Rp 261.500 + 120.000 = Rp 381.500 per produksi
  • Semisal, 1 porsi bakso berisi 10 butir. Artinya, adonan tadi cukup untuk 65 porsi
  • Maka biaya produksi per porsi Rp 381.500/65 = Rp 5.860 atau dibulatkan menjadi Rp 6.000

Total Keuntungan Jualan Bakso Per Hari

Nah, tadi sudah didapat biaya produksi untuk jualan bakso yaitu Rp 381.500. Lalu, berapa keuntungan bersihnya?

Jika dalam sehari kamu berhasil menjual 50 porsi dengan harga per porsi Rp 12.000, maka kamu akan mendapatkan keuntungan dengan perhitungan berikut:

  • Keuntungan per porsi (harga jual – biaya produksi)
  • Rp 12.000 – Rp 6.000 = Rp. 6.000
  • Maka keuntungan jualan bakso per hari adalah (50 porsi x Rp 6.000) = 300.000

Nah, dari analisa di atas, kamu masih memiliki 15 porsi bakso untuk dijual keesokan harinya. Tentu jika kamu bisa menjual semua stok bakso dalam sehari, maka keuntungan jualan bakso yang kamu dapatkan akan semakin besar.

Baca juga: Cara Menghitung Persentase Keuntungan

Namun, keuntungan di atas baru dihitung dari segi biaya produksi saja. Artinya, keuntungan tersebut bukan keuntungan bersih karena masih ada biaya lain yang belum dimasukkan dalam perhitungan, seperti listrik dan gas.

Modal awal jualan bakso memang besar, begitupun dengan keuntungannya. Jadi, tidak perlu khawatir untuk memulai usaha menjanjikan ini. Terlebih kamu bisa memulai usaha dari rumah.

Nah, agar bisnis jualan bakso kamu bisa mendatangkan keuntungan secara konsisten bahkan meningkat, pastikan untuk menjaga kualitas rasa dan kebersihan.

Gravatar Image
Seorang pemuda biasa dari kampung yang kebetulan suka berselancar di dunia maya, khususnya blogger.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *